Menjawab Kontroversi Kesalahan Tips Diet OCD Deddy Corbuzier! Bagian 1

Sudah lama saya tidak buka-buka thread di kaskus, ternyata saya menemukan thread dengan judul : 5 Kontroversi Kesalahan Tips Diet OCD Deddy Corbuzier!
Kalau menurut saya sang pembuat thread tidak membaca dengan cermat ebook COD secara tuntas, atau pemahamannya yang memang berbeda dengan saya. 

Lalu apa saja Kesalahan Tips Diet OCD Deddy Corbuzier yag dimaksud?

1. Mengabaikan Sarapan

Kesalahan fatal dari Obsessive Corbuzier Diet adalah: mengabaikan sarapan! Sudah banyak penelitian yang membahas bagaimana pentingnya sarapan untuk tubuh manusia. Mengabaikan sarapan justru merusak tubuh pelan-pelan. Deddy Corbuzier dalam ebooknya tentang OCD menerangkan bagaimana sarapan justru membuat kita cepat mengantuk dan tidak berkonsentrasi. Nah sarapan seperti apa itu? Sarapan yang terlalu banyak asupan karbo memang benar akan menyebabkan kita mengantuk Sarapan tetap penting, tapi lebih penting lagi adalah sarapan sehat. Sarapan dengan mengutamakan buah dan sayur serta sedikit saja karbohidrat dari nasi, mie, biskuit, sereal, roti, dan produk turunan beras/gandum. Mengabaikan sarapan apalagi sarapan sehat adalah sebuah keniscayaan menuju tubuh yang rentan penyakit.

Pada kenyataanya didalam ebook OCD tidaklah seperti itu, saya menemukan ada kesalahan persepsi dalam penggunaan kata, berikut saya kutip dari ebook OCD:

 Arti sarapan berarti makan dikonsumsi segera setelah bangun tidur, sebelum pergi sehari-hari.
Dengan demikian, jam 02:00 siang makan dapat dianggap sarapan jika Anda baru
saja terbangun, tapi tidak jika Anda sudah bangun sejak 08:00. Pagi benar?
Sedangkan breakfast itu apa sih artinya? Break fasting atau buka puasa... bukan makan pagi!!!!!

 Saya sendiri bukanlah ahli gizi, jadi silahkan anda pilih sendiri mana yang terbaik untuk anda, untuk saat ini saya memang mencoba menerapkan diet OCD tersebut. Jika ini gagal mungkin juga akan saya sharing disini. :D

2. Mengabaikan Waktu Makan

Sudah mengunduh dan membaca ebook tentang Obsessive Corbuzier Diet? Deddy Corbuzier membagi waktu makan dalam rentang 8, 16 dan 20 jam. jadi jika anda mengambil gerbang makan 8 jam, maka selama 8 jam itu bebas makan apa aja (tapi bukan menjadi rakus) dan selama 16 jam kemudian puasa/fasting alias tidak memasukkan karbo, lemak, protein, gula ke dalam tubuh kecuali air putih
Yang menjadi kontroversial disini adalah waktu makannya itu. Ketika anda mengambil gerbang makan 8 jam, itu waktunya boleh kapan aja. Let’s say dimulai dari jam 20.00 malam, itu berarti dari jam 20 sampai jam 4 pagi bebas makan. Jam 12 malam pun bebas makan dan itu dianggap sehat!
Expert Nutritionist tahu sekali jika makan pada jam-jam segitu (diatas jam 10 malam) adalah waktu makan yang salah! Pada jam segitu harusnya tubuh sudah beristirahat dari segala macam kegiatan metabolisme yang berat-berat. Makan malam terakhir sebaiknya tidak lebih dari jam 19.


Saya menemukan jawaban untuk hal ini disebuah blog.
Saat puasa pada bulan ramadhan berlangsung, justru yang terjadi kenaikan berat badan bagi pelaku puasa. Inget saat puasa ramadhan tiap daerah berbeda-beda. Malah saya pernah lihat di sebuah acara di televisi ( On The Spot ) tentang negara-negara dengan buka puasa terpendek kalo gak salah 3 jam, jadi ini bukan masalah waktu memulai makan tetapi lebih ke lama waktu makannya.
Lalu kenapa pada saat puasa ramadhan malah banyak yang cenderung naik berat badannya? Hal ini disebabkan aksi balas dendam saat berbuka (waktu makan) sehingga banyak kalori yang masuk ditambahi kualitas makanan yang buruk seperti makanan yang digoreng, bersantan dan terlalu banyak gula. Sehingga yang menjadi fokus adalah memperbaiki kualitas makan terlebih dahulu baru berpuasa bukan sebaliknya.
Saya tidak menyalahka penelitian-penelitian yang  telah dilakukan, semua terserah anda untuk memilihnya.
Intinya menurut sata di OCD bukanlah mengabaikan waktu makan, tetapi menjadwalkan waktu makan.

3. Puasa Menaikan HGH?

3. Puasa Menaikan HGH?

Obsessive Corbuzier Diet menggunakan teknik intermitten fasting (16/8, 18/6 atau 20/4) dan diklaim dapat meningkatkan Human Growth Hormone (HGH). Penelitian tentang intermitten fasting memang ada:
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/arti...les/PMC329619/
http://www.eurekalert.org/pub_releas...-sfr033111.php
Namun penelitian ini masih perlu pendalaman lagi dan belum mengambil kesimpulan apa-apa. HGH secara alami dihasilkan tubuh ketika bergerak secara aktif misalnya dalam olahraga yang bersifat cardio (cardio exercises) atau dalam olahraga angkat beban (fitness). HGH juga bisa ditambahkan ke dalam tubuh melalui obat-obatan yang harus diresepkan oleh dokter ahli. Beberapa produk suplemen menggunakan HGH dan pada kompetisi profesional ini dilarang.


Kalau menurut saya kalau memang penelitian HGH masih perlu didalami lagi ya biar diselesaikan terlebih dahulu ntar kalau sudah ada kesimpulan kita kan baru tau :D

Mungkin ini dahulu yang bisa saya share disini, sekali lagi saya bukanlah ahli gizi. Saya hanya mencoba mengambil kesimpulan dari apa yang telah saya baca.

Bersambung.....