.

Otomotif : Daftar Harga Mobil Murah di Bawah Rp 100 Juta

Dengan biaya maksimal Rp 100 juta, konsumen saat ini mempunyai banyak pilihan untuk membeli mobil. Sebelum bergulirnya program pemerintah perihal mobil/ kendaraan beroda empat murah ramah lingkungan (LCGC), calon pembeli dengan biaya tersebut hanya bisa memboyong mobil/ kendaraan beroda empat bekas (mobkas).

Kini dengan hadirnya barang hasil produksi LCGC, pilihan pun makin bertambah sertaa lebih menarik. Persaingan di segmen ini pun makin meriah. Beberapa pemain LCGC terdapat yang tidak menuju di daftar mobil/ kendaraan beroda empat dengan harga maksimal Rp 100 juta, yakni Toyota Agya sertaa Honda Brio Satya.

Sementara itu, pebisnis mobkas cukup terganggu dengan kehadiran program tersebut. Bahkan, supaya lebih kompetitif, mereka terpaksa mesti menurunkan harga beberapa model mobkas yang tadinya berbanderol cukup tinggi.

Untuk memudahkan Anda mencari mobil/ kendaraan beroda empat yang bisa di memiliki dengan biaya maksimal Rp 100 juta, KompasOtomotif menghimpun beberapa data terbaru yang beredar, baik mobil/ kendaraan beroda empat terbaru maupun bekas. Usia mobkas dibatasi sampaii 10 tahun. Berikut pilihannya.

Merek Harga
Mobil baru
Daihatsu Ayla M AT Rp 99,95 juta
Suzuki Karimun WagonR GL Rp 93,5 juta
Mobil bekas
Daihatsu Xenia 2007 Rp 90 juta-Rp 97 juta
Daihatsu Luxio 2010 Rp 95 juta-Rp 99 juta
Daihatsu Sirion 2007 Rp 95 juta
Toyota Avanza 2009 Rp 97 juta-Rp 100 juta
Toyota Vios 2006 Rp 100 juta
Honda Jazz 2005 Rp 100 juta
Honda City 2006 Rp 100 juta
Suzuki Splash 2008 Rp 99 juta
Suzuki Neo Baleno 2008 Rp 100 juta
Suzuki APV 2011 Rp 100 juta
Suzuki Swift 2006 Rp 95 juta
Chevrolet Spark 2010 Rp 100 juta
Chevrolet Aveo 2005 Rp 85 juta
Kia Picanto 2011 Rp 98 juta
Kia Carens 2007 Rp 98 juta
Kia Sedona 2005 Rp 98 juta
Nissan Livina 2008 Rp 98 juta
Nissan March 2011 Rp 100 juta
Nissan Serena 2005 Rp 100 juta
Hyundai Getz 2008 Rp 94 juta
Hyundai Avega 2011 Rp 95 juta
Hyundai i10 2011 Rp 99 juta
Hyundai Accent 2007 Rp 68 juta
Data didapat dari situs jual beli mobil bekas
10:17 | 0 comments | Read More

Otomotif : Harga Mobil Murah Toyota Sudah Naik?

Di website resmi Auto2000 harga mobil/ kendaraan beroda empat murah Toyota, Agya mengalami kenaikan memulai dari Rp 450.000 sampaii Rp 500.000. Tipe paling rendah asal mulanya dijual Rp 99,9 juta sertaa saat ini dijual Rp 100.350.000. Begitu juga untuk tipe-tipe lainnya.

Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo mengatakan, harga yang terpampang di website resmi Auto2000 itu kemungkinan sudah termasuk dengan biaya registrasi kendaraan yang berlaku di masing-masing daerah.

"Kita tidak menaikkan harga (off the road), mungkin Auto2000 menulisnya dengan biaya pendaftaran di Ibu Kota Jakarta sertaa mungkin biaya pendaftaran di Ibu Kota Jakarta sertaa sekitarnya sudah mengalami kenaikan," ucap Rahmat saat dihubungi detikOto.

Lanjut Rahmat, tiap-tiap tahunnya biaya pendaftaran seperti BBN (Bea Balik Nama) naik, jadi bukan harga mobil/ kendaraan beroda empat yang naik akan tetapi biaya pendaftarannya. Masing-masing daerah juga mempunyai ketentuan sendiri di hal tersebut.

"Secara garis besar Agya itu tidak mengalami kenaikan harga, kecuali jika terdapat kenaikan dari biaya pendaftaran di masing-masing daerah. Jadi di luar biaya pendaftaran, Agya, Avanza sertaa Rush tidak mengalami kenaikan harga," katanya.
10:07 | 0 comments | Read More

Otomotif : Produksi Mobil Murah Ramah Lingkungan Terus Meningkat

Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat menyatakan produksi mobil/ kendaraan beroda empat murah ramah lingkungan (low cost green cat/LCGC) terus meningkat. Di samping itu, pabrik-pabrik komponen fans LCGC pun meningkat.

"Produksi LCGC tahun 2013 dengan besar 52.956 unit sertaa tahun 2014 diperkirakan sampaii 150.000 unit. Tahun ini LCGC diekspor ke Pakistan sertaa Filipina dengan volume ekspor 1.000 unit per bulan," ujar Hidayat di kantornya, hari Selasa (1 April 2014).

Selain itu, Hidayat memaparkan LCGC pun berdampak kepada industri otomotif. Saat ini tercatat terdapat 5 merk yang terlibat di produksi LCGC dengan total investasi 6,5 miliar dollar AS, terdiri dari 3,5 miliar dollar Amerika Serikat di industri perakitan sertaa 3 miliar dollar Amerika Serikat di industri komponen maupun fans.

"Untuk mendukung produksi LCGC, 100 pabrik komponen fans bermunculan, sepertii motor penggerak (engine), transmisi, axle, clutch system, body sertaa chasis, steering system, brake system, suspension, sertaa lainnya. Dalam 5 tahun ke depan kamu harapkan LCGC mendekati 100 % produksi di Negara Indonesia," ujar Hidayat.

Hidayat mengaku LCGC meminum BBM sebanyak 20 kilometer per liter, mengutamakan mobil/ kendaraan beroda empat non LCGC rata-rata meminum BBM 12 kilometer per liter. Sehingga, terjadi efisiensi sekitar 60 % BBM per unit mobil.

"Dengan produksi sebanyak 52.956 unit di tahun 2013, maka penghematan BBM sebanyak 61,8 juta liter per tahun. Selanjutnya dengan perkiraan produksi sebanyak 150.000 unit tahun 2014, maka penghematan BBM diperkirakan sebanyak 175,2 juta liter per tahun," jelasnya.

09:58 | 0 comments | Read More

Otomotif : Beli Agya-Ayla Bekas? Brikut Ini Kisaran Harganya

Kehadiran mobil/ kendaraan beroda empat murah ramah lingkungan maupun Low Cost Green Car (LCGC) sudah mulai masuk ke setelah tujuh bulan di pasar nasional.

LCGC kini juga merambah ke pasar mobil/ kendaraan beroda empat bekas. Salah satunya di bursa mobil/ kendaraan beroda empat bekas WTC Mangga Dua, Ibu Kota Jakarta Utara.

Menurut Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Ibu Kota Jakarta Pusat, Herjanto Kosasih, semenjak dua bulan lalu mobil/ kendaraan beroda empat murah sudah memulai beredar di tempatnya.

Herjanto mengatakan terdapat tiga alasan yang membikinn konsumen menjual kembali mobil/ kendaraan beroda empat LCGC.

"Pertama sebab butuh uang, kedua ekspetasi yang diharapkan terlalu tinggi, sedangkan keadaan mobil/ kendaraan beroda empat terlalu kurang,” ujar Herjanto kepada VIVAnews, Rabu 2 April 2014.

Sedangkan yang ketiga, ujar dia, mobil/ kendaraan beroda empat bekas LCGC tidak seperti Xenia di mana saat dijual bekas ke daerah, konsumen masih berebut. "LCGC hanya mempunyai tipe city car, jadi kurang disukai dengan alasan kapasitas penumpang tidak terlalu banyak," ujarnya.

Mengenai Harga LCGC bekas bila dipersentasekan turun antara 10-15 % dari harga barunya. "Kita sudah jual lebih dari 30 unit LCGC," imbuhnya.

Itu artinya, bila harga mobil/ kendaraan beroda empat Toyota Agya termahal (baru) dijual Rp116.750.000 juta, maka harga bekasnya Rp105.075.000 juta--dengan perhitungan turun 10 persen. Jika penurunan sampaii 15 persen, maka harganya Agya Rp99.237.500.

Adapun LCGC bekas yang sudah terdapat di pasaran, terbaru Toyota Agya sertaa Daihatsu Ayla. Sedangkan Honda Brio Satya sertaa Suzuki Wagon R belum tersedia.

09:47 | 0 comments | Read More